Selama 17 tahun terakhir Mark Grantham telah mengabdikan hidupnya mengumpulkan dana bagi lima orang anak yang dia sponsori di Afrika dan India. Sejauh ini ia telah menjual sekitar 30.000 batang coklat dan semua dilakukan di atas kursi rodanya di pinggir jalan di Newmarket, Selandia Baru. Grantham dilahirkan dengan cerebral palsy, yaitu lumpuh dari leher ke bawah. Alasan mengapa dia menjual batang coklat adalah karena kemurahan hatinya kepada orang lain.

Kisah yang luar biasa ini baru saja dipublikasikan dalam buku  The Chocolate Seller of Broadway and His Kids yang ditulis oleh ayahnya, Chris Grantham. Grantham dikenal baik oleh banyak orang yang tinggal dan bekerja di Auckland suburb, Newmarket, Selandia Baru karena dia telah menjual cokelat selama hampir 17 tahun.

Grantham tidak mengumpulkan uang tersebut untuk dirinya sendiri, dia memberikannya kepada lima orang anak yang bergantung padanya untuk kelangsungan hidup mereka. Dua orang anak tinggal di Tanzania, Afrika dan tiga tinggal di Mumbai, India. Mereka semua disponsori oleh Grantham, melalui World Vision.

Meskipun dia cacat, dia telah melakukan perjalanan ke kedua tempat tersebut. “Kurasa aku seperti seorang ayah bagi mereka,” katanya.

Grantham sangat sadar bahwa ia hanya mampu mengambil kesempatan ini karena dukungan yang ia terima dari keluarga, teman, dan asisten pribadinya. Kata “tidak” tidak berlaku baginya. Dia telah mendobrak semua batasan di sepanjang hidupnya. Dan keluarganya telah mendukung dia sepanjang jalan, memberinya setiap kesempatan untuk menjalani hidupnya dengan penuh.

“Aku harus sangat bersyukur kepada Bapa Surgawi yang telah memberi saya orangtua yang baik seperti itu,” kata Grantham. “Aku tidak bisa melakukannya tanpa Chris atau Joce dan Rachel dan Nathan. Dan ketika saya melewati masa sulit mereka selalu ada.”

Grantham sudah mencapai lebih dari yang diharapkan oleh kebanyakan untuk dicapai dalam hidup ini. Dalam kecacatan fisiknya yang parah itu, segala sesuatu yang ia lakukan memerlukan tekad yang besar dan keberanian. Dia melakukan itu semuanya untuk anak-anak yang dia sponsori.

“Saya sangat senang karena apa yang saya lakukan karena Tuhan benar-benar telah meletakkannya di hati saya untuk melakukannya,” kata Grantham.

Jadi setelah 17 tahun, apakah Grantham akan terus menjual cokelat untuk anak-anak yang disponsorinya?

“Benar sekali,” tegas Grantham. “Sampai saya mati. Allah sedang menjangkau anak-anak itu melalui saya.”

Saat ini Mark tinggal di rumahnya sendiri di Onehunga, Selandia Baru dan menjadi pengacara untuk orang-orang cacat di Selandia Baru. Dia juga berbicara di acara-acara nasional dan internasional tentang bagaimana dia menjalani kehidupannya secara mandiri. Dia ingin menginspirasi orang-orang untuk melakukan apa yang mereka inginkan. Jika dia bisa melakukannya, sehingga mereka juga bisa melakukannya.