Bacaan : Kejadian 12:1-9
Setahun: Amsal 16-18; 2 Korintus 6
Nats: Karena iman Abraham taat, ketika ia dipanggil untuk berangkat ke
negeri yang akan diterimanya menjadi milik pusakanya, lalu ia
berangkat dengan tidak mengetahui tempat yang ditujunya (Ibrani
11:8)

Judul:

BERJALAN DENGAN IMAN

Ada sebuah humor tentang seorang buta yang hadir dalam KKR
kesembuhan ilahi. Ia menghampiri pembicara dan mohon matanya
disembuhkan.

Penginjil: “Anda buta, tetapi Anda bisa sampai ke tempat ini?” Orang
buta: “Karena saya berjalan dengan Iman, Pak.” Penginjil: “Bagus,
iman jugalah yang akan menyembuhkan Bapak!” Orang buta: “Man … Man …
(sambil mendekap anaknya yang bernama Iman, yang tadi menuntunnya)
kenapa kamu enggak pernah bilang kalau kamu bisa menyembuhkan
bapakmu?”

Berjalan dengan iman tentu tidak seperti humor di atas. Berjalan
dengan iman juga bukan nekat, berjalan tanpa dasar. Namun berjalan
berdasarkan keyakinan bahwa firman Tuhan itu “ya” dan “amin”. Abram
adalah contohnya.  Ketika Tuhan memanggilnya keluar dari Ur dan
pergi ke tempat yang akan ditunjukkan Tuhan, sesungguhnya ia tidak
tahu di mana dan seperti apa tempat itu. Akan tetapi, Abram tetap
taat. Bagaimana bisa? Surat Ibrani menjelaskan dengan gamblang,
yaitu “dengan iman”. Artinya, Abram percaya pada setiap firman dan
janji yang keluar dari mulut Allah.

Iman dan firman adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan. Iman tanpa
dasar firman Tuhan bukanlah iman sejati. Sebagai contoh, kerap kali
ketika gereja akan mengadakan sebuah acara, seseorang mengatakan
bahwa sukses tidaknya acara tersebut bergan-tung pada iman yang ada.
Sementara, iman menuntut adanya tindakan. Maka penting sekali,
sebelum mengatakan “mari beriman”, kita menguji diri terlebih dulu
dengan firman Tuhan. Dan selalu mendasari iman dengan kebenaran
firman Tuhan –RY

IMAN TANPA DASAR ADALAH IMAN YANG BUTA

Kejadian 12:1-9

1  Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari
sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan
Kutunjukkan kepadamu;
2  Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati
engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi
berkat.
3  Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan
mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum
di muka bumi akan mendapat berkat.”
4  Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan TUHAN kepadanya, dan
Lotpun ikut bersama-sama dengan dia; Abram berumur tujuh puluh
lima tahun, ketika ia berangkat dari Haran.
5  Abram membawa Sarai, isterinya, dan Lot, anak saudaranya, dan
segala harta benda yang didapat mereka dan orang-orang yang
diperoleh mereka di Haran; mereka berangkat ke tanah Kanaan, lalu
sampai di situ.
6  Abram berjalan melalui negeri itu sampai ke suatu tempat dekat
Sikhem, yakni pohon tarbantin di More. Waktu itu orang Kanaan diam
di negeri itu.
7  Ketika itu TUHAN menampakkan diri kepada Abram dan berfirman: “Aku
akan memberikan negeri ini kepada keturunanmu.” Maka didirikannya
di situ mezbah bagi TUHAN yang telah menampakkan diri kepadanya.
8  Kemudian ia pindah dari situ ke pegunungan di sebelah timur Betel.
Ia memasang kemahnya dengan Betel di sebelah barat dan Ai di
sebelah timur, lalu ia mendirikan di situ mezbah bagi TUHAN dan
memanggil nama TUHAN.
9  Sesudah itu Abram berangkat dan makin jauh ia berjalan ke Tanah
Negeb.