Bacaan : 1 Korintus 1:10-17
Setahun: Pengkhotbah 1-3; 2 Korintus 11: 16-33
Nats: Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera,
kesabaran,  kemurahan, kebaikan, kesetiaan (Galatia 5:22)

Judul:                     BIJAK MENGELOLA KONFLIK

Konflik berasal dari kata Latin, confligere, yang berarti percikan
atau bunga api akibat gesekan. Konflik itu netral. Yang
menjadikannya positif atau negatif adalah penanganannya. Konflik
tidak pandang bulu. Ia bisa berada di mana saja ada interaksi.
Termasuk di kalangan umat kristiani.

Situasi jemaat Korintus adalah buktinya. Ada perselisihan-bahkan,
perpecahan di dalam jemaat. Penyebabnya adalah kekaguman yang
berlebihan pada para tokoh. Ada kelompok yang mendukung bahkan
memuja Paulus, yang berlawanan dengan kelompok penggemar Apolos, dan
juga Petrus. Bahkan, ada pula yang menyebut diri sebagai kelompok
Kristus! Terhadap hal ini, Paulus dengan tegas menyatakan: “Apakah
Kristus terbagi-bagi? Apakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau,
apakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?” Paulus hendak menempatkan
kekaguman yang berlebihan ini pada porsi yang wajar, yang tidak
boleh melampaui batas kebenaran, yakni bahwa iman kepada Yesus
Kristus adalah dasar gereja (1 Korintus 3:11). Dan bahwa Paulus,
Apolos, serta Kefas adalah para pelayan Kristus-para mitra kerja
Kristus-sehingga tak dapat menggantikan posisi Kristus.

Dalam hidup kita sebagai orang kristiani dan serta dalam persekutuan
orang percaya, tak ada satu pun yang bebas konflik. Apabila Kristus
tertutupi oleh karisma dan kekaguman pada seseorang, bunga api
konflik bisa menjadi api yang berbahaya. Namun, jangan takut pada
konflik. Sebab apabila Kristus-bukan tokoh lain mana pun, yang
menjadi pusat hidup kita, maka segala konflik pasti dapat diatasi –DKL

PENGELOLAAN KONFLIK SECARA BAIK
MENGHASILKAN KUALITAS HIDUP YANG LEBIH MURNI

1 Korintus 1:10-17
10  Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan
kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada
perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat
bersatu dan sehati sepikir.
11  Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang
dari keluarga Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara
kamu.
12  Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku
dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari
golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus.
13  Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu?
Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus?
14  Aku mengucap syukur bahwa tidak ada seorangpun juga di antara kamu
yang aku baptis selain Krispus dan Gayus,
15  sehingga tidak ada orang yang dapat mengatakan, bahwa kamu
dibaptis dalam namaku.
16  Juga keluarga Stefanus aku yang membaptisnya. Kecuali mereka aku
tidak tahu, entahkah ada lagi orang yang aku baptis.
17  Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk
memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan,
supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.