• Nilai hidup yang dianut

Nilai kehidupan adalah sesuatu yang berharga, yang dikejar dan diperjuangkan oleh seseorang dimanapun dan kapanpun. Misalnya: materi, spiritual, prestise, atau sosial. Nilai yang dianut akan berpengaruh pada gaya hidup yang akan dikembangkan, termasuk jabatan yang mungkin akan dipangku seseorang. Kalau seseorang percaya pada nilai materi jurusan yang sesuai adalah jurusan ang nantinya menjanjikan kecukupan materi. Menjadi guru mungkin tidak sesuai baginya karena profesi ini tidak menjanjikan materi.

  • Intelegensi

Intelegensi penting untuk dipahami bahwa intelegensi berkaitan dengan pencapaian prestasi, meskipun intelegensi tinggi tidak selalu menjamin keberhasilan dalam karier. Tetapi factor ini akan sangat besa peranannya dalam pencapaian keberhasilan seseorang jika diolalah dengan baik, barang kali perlu dipertimbangkan untuk memilih jurusan-jurusan yang cepat selesai (D1, D2, atau D3), dari pada kuliah terbengkalai tidak selesai. Perlu dipertimbangkan juga memilih jurusan-jurusan yang lebih mengandalkan ketrampilan motorik ketimbang koqnitif.

  • Bakat khusus

Pemahaman akan bakat khusus memudahkan memasuki bidang-bidang pekerjaan dan mencapai tinkat tinggi jabatan . Misalnya, bakat melukis/menggambar, bakat matematis bisa membantu seseorang dalam studi arsitektur.

  • Minat

Minat seseorang akan sangat membantu mengarahkan jenis pekerjaan/jabatan yang akan ditekuni. Menurut John Holland secara umum manusia dikelompokkan  dalam 6 tipe: Realistic, Investigative, Artistic, Social, Enterprising, dan Conventional. Semua orang memiliki karakteristik-karakteristik yang terkait dengan masing-masing tipe, tetapi sebagian orang cenderung dominan dalam  satu atau dua tipe saja.

  • Sifat-sifat khusus

Ciri kepribadian member corak khas pada seseorang: riang, gembira, ramah-tamah, teliti, terbuka, fleksibel, tertutup, lekas gugup, pesimis atau ceroboh. Sebagai contoh pemilihan profesi : seorang yang ingin jadi dokter tidak boleh gugupan, ceroboh, keras kepala, kasar, tetapi harus tekun, ramah dan tegas. Nilai kehidupan yang menonjol  adalah nilai sosial, dan jenis pekerjaan yang ditangani berhubungan dengan orang (people). Fakultas yang harus diambil di perguruan tinggi adalah fakultas kedokteran, berarti mata pelajaran yang harus dikuasai adalah 1) Bologi karena erat berhubungan dengan ilmu kedokteran; 2) Matematika terkait dengan logika dan penalaran; 3) Basa inggris karena banyak literature menggunakan bahasa inggris.

  • Finansial

Uang menjadi factor yang penting dalam kelancaran studi di perguruan tinggi sehingga perlu di perhituingkan sejak awal. Jangan sampai siswa terhenti studinya ditengah jalan karena kurang memperhitungkan masalah keuangan. Masalah financial harus didiskusikan  dengan orang tua sejak awal sebelum memutuskan untuk kuliah dan memilih jurusan.

Keberhasilan kita dalam memilih jurusan adalah kunci kita untuk melangkah kedepan dengan baik. Jadi nantinya tidak ada lagi ungkapan seolah-olah kita begitu gagap akan informasi pilihan jurusan di perguruan tinggi.

“aduh ….bingung ni mau masuk jurusan apa……nurut bokap/nyokap aja….”

“Tau ah pusing….ngalir aja……..kalo nda married kali yeeee…….”

Catatan : Anak usia belasan tahun biasanya lebih mempercayai teman sebayanya dari pada kedua orang tuanya. Bukannya tidak mungkin mereka memilih jurusan terentu karena pengaruh teman-temannya. Misalnya, karena teman-temannye memilih jurusan ekonomi, lalu mereka ikut-ikutan memilih jurusan yang sama. Orang tua biasanya seandainya mendapati kasus seperti ini. Yang paling penting adalah cara yang tepat untuk berkomunikasi dengan mereka dalam rangka mendampingi dan Membantu mereka memilih jurusan yang tepat.