Bacaan : Kisah Para Rasul 3:1-10
Setahun: Pengkhotbah 10-12; Galatia 1
Nats: Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai,
kuberikan kepadamu: Dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu,
bangkit dan berjalanlah! (Kisah Para Rasul 3:6)

Judul:                 SARUNG TANGAN GREENBERG

Michael Greenberg bukanlah pesohor atau pejabat pemerintah di New
York. Ia seperti kebanyakan pekerja kantoran, kecuali saat musim
dingin tiba. Jika pada musim dingin semua orang bergegas agar tak
berlama-lama di udara terbuka, ia justru menyusuri jalan dan mencari
orang-orang yang kedinginan. Di tas kerjanya selalu tersedia
beberapa sarung tangan ekstra untuk mereka yang tak punya, tetapi
harus bertahan dalam udara dingin, terutama para gelandangan miskin.
Sudah lebih dari dua dasawarsa Michael Greenberg melakukan hal ini.
Banyak gelandangan di New York mengenalinya sebagai Bapak “Sarung
Tangan” Greenberg dan mereka tahu ia melakukannya semata karena
kasih dan kepeduliannya kepada mereka.

Kisah Para Rasul 3:1-10 berbicara tentang tiga hal, yaitu: 1.
kepekaan melihat kebutuhan sesama; 2. kepekaan mengenali apa yang
tidak ada dan apa yang ada pada kita; 3. perbuatan kasih adalah
ungkapan syukur kepada Tuhan. Petrus dan Yohanes peduli pada
penderitaan orang yang lumpuh sejak lahir itu. Orang itu
mengharapkan sedekah, tetapi Petrus dan Yohanes tidak memiliki emas
dan perak. Namun, mereka memiliki kuasa doa dan itu yang mereka
berikan. Orang lumpuh ini pun mendapatkan lebih dari yang ia
harapkan. Dan, Tuhan dipuji karena peristiwa ini.

Di sekitar kita pun banyak orang yang membutuhkan dan terabaikan.
Mari kita coba mencari apa yang dapat kita lakukan untuk menyatakan
kasih Kristus pada mereka. Bahkan, perbuatan kecil dan sederhana,
jika berasal dari kasih yang besar dan kecintaan pada Tuhan, pasti
akan mengantar banyak orang untuk memuliakan Tuhan –SL

HAL KECIL DENGAN KASIH BESAR YANG KITA LAKUKAN
AKAN MEMBUAT ORANG MEMUJI TUHAN

Kisah Para Rasul 3:1-10
1  Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga
petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.
2  Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga
ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu
gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta
sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.
3  Ketika orang itu melihat, bahwa Petrus dan Yohanes hendak masuk ke
Bait Allah, ia meminta sedekah.
4  Mereka menatap dia dan Petrus berkata: “Lihatlah kepada kami.”
5  Lalu orang itu menatap mereka dengan harapan akan mendapat sesuatu
dari mereka.
6  Tetapi Petrus berkata: “Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi
apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus,
orang Nazaret itu, berjalanlah!”
7  Lalu ia memegang tangan kanan orang itu dan membantu dia berdiri.
Seketika itu juga kuatlah kaki dan mata kaki orang itu.
8  Ia melonjak berdiri lalu berjalan kian ke mari dan mengikuti
mereka ke dalam Bait Allah, berjalan dan melompat-lompat serta
memuji Allah.
9  Seluruh rakyat itu melihat dia berjalan sambil memuji Allah,
10  lalu mereka mengenal dia sebagai orang yang biasanya duduk meminta
sedekah di Gerbang Indah Bait Allah, sehingga mereka takjub dan
tercengang tentang apa yang telah terjadi padanya.

About these ads